Postingan

Menampilkan postingan dengan label Hadits

One day One Hadis

Gambar
One day One Hadis احْفَظِ اللهَ يَحفَظْكَ، احْفَظِ اللهَ تَجِدْهُ تُجَاهَكَ، إِذَاَ سَأَلْتَ فَاسْأَلِ اللهَ، وَإِذَاَ اسْتَعَنتَ فَاسْتَعِن بِاللهِ ‘Jagalah Allah, niscaya Dia akan menjagamu, jagalah Allah niscaya engkau akan mendapati-Nya di hadapanmu. Apabila kamu meminta sesuatu mintalah kepada Allah, apabila engkau memohon pertolongan maka mintalah kepada Allah. Ini adalah salah satu kutipan hadis yg berhubungan dengan Tarbiyatul Ummah (cara mendidik umat) Pendidikan akidah sangat penting, dalam cerita hadis ini, Rasullullah pernah mendidik seorang anak kecil yg belum balig dengan pendidikan akidah Islamiyah tentang ketauhidan kepada Allah SWT. Dalam hadia ini, kita diharuskan untuk menjaga Allah Bagai mana cara menjaga Allah? Yaitu dengan cara mejalankan perintahNya dan Menjauhi laranganNya seperti; ✅ Perintah bersuci dan shalat ✅ Menjaga pancaidra kita dari perbuatan yg dilarang ✅ Menjaga kolbu kita agar  senantiasa mengingat Allah ✅ Menjaga sahwat supaya tidak berbuat jin...

One Day One Hadis

Gambar
  One Day One Hadis Hadis; الْكَيِّسُ مَنْ دَانَ نَفْسَهُ وَعَمِلَ لِمَا بَعْدَ الْمَوْتِ، وَالْعَاجِزُ مَنْ أَتْبَعَ نَفْسَهُ هَوَاهَا وَتَمَنَّى عَلَى اللَّهِ Artinya: “Orang yang cerdas (sukses) adalah orang yang menghisab (mengevaluasi) dirinya sendiri, serta beramal untuk kehidupan sesudah kematiannya. Sedangkan orang yang lemah adalah orang yang mengikuti hawa nafsunya serta berangan-angan terhadap Allah SWT.” (HR Tirmidzi) ➤ Hadis ini membicarakan tentang perbedaan antara orang cerdas dan orang yg tidak cerdas (lemah) ➤  Lemah disini bukan dilihat dari bentuk pisik ➤ Orang cerdas itu orang yg bisa mempersiapkan dirinya sebelum datangnya kematian, seorang sufi mengatakan;  ( انت الموت قبل الموت)   Ingat akan kematian dengan cara mengevaluasi diri sendiri sebelum datangnya kematian. ➤ Ungkapan ini dikutip dari Kalam seorang Sufi;    موتوا قبل أن تموتوا: قال الحافظ ابن حجر: هو غير ثابت، وقال القاري: هو من كلام الصوفية Matilah engkau sebelum en...

Sumber Hukum Islam

  Perbedaan Antara Al-Qur’an, Hadis Mutawatir dan Ahad NO   SUMBER HUKUM WURUD DILALAH KET 1 AL-QUR’AN           -           AYAT-AYAT MUHKAMAT           -           AYAT-AYAT MUTASYABIHAT   QATHI WURUD QATHI WURUD   QATHI DILALAH DZANI DILALAH   2 HADIS MUTAWATIR           -           MUHKAM           -           MUTASYABIH   QATHI WURUD QATHI WURUD   QATHI DILALAH DZANI DILALAH   3 HADIS AHAD           - ...

THABAQAH

Gambar
URUTAN THABAQA

Inkar Sunnah

Gambar
            Ingkar Sunah   I nkar S unnah 1.       Pengertian Ingkar Sunah Inkar sunnah adalah gerakan yang ada di kalangan umat Islam yang tidak atau enggan mengikuti sunnah Nabi Muhammad Saw, mereka hanya berpegang kepada al-Quran saja, ada juga menyebut inkar sunnah dengan munkir sunnah, jadi inkar sunnah adalah kelompok dari kalangan umat Islam yang menolak otoritas dan kebenaran sunnah sebagai hukum dan sumber ajaran Islam. 2.       Sejarah Awal Kemunculan, dan Perkembangannya. Edi Safri mengatakan bahwa tidak diketahui kapan pertama kali munculnya kelompok inkar sunnah, menurut beliau setidaknya informasi imam Syafi’i menjadi informasi yang memberikan gambaran bahwa di penghujung abad kedua atau awal abad ketiga Hijriyah,  ada masyarakat yang menganut inkar sunah dan telah menampakkan diri sebagai kelompok tersendiri dengan berbagai alasan untuk mendukung keyakinan mereka, mereka m...

Macam Macam Hadis Berdasarkan Kualitasnya

Gambar
KUALITAS HADIS A.     STANDAR KOMPETENSI Agar dapat mengetahui kualitas hadis dari segi di terima sebagia hujjah (maqbul), ditolak sebagai hujjah (mardud). Sebutan hadis maqbul terdiri dari Hasan Shahih dan Hasan Hasan, sedangkan yang mardud disebut Hasan Dha’if.   acam Macam Hadis Berdasarkan Kualitasnya 1.       Kualitas Hadis b.       Hadis Maqbûl Maqbûl menurut bahasa adalah yang dapat diterima, yang menyenangkan dan yang masuk akal. [1] Sedangkan menurut istilah ahli Hadis, Muhammad ‘Ajjaj al-Khathîb [2] mendefinisikan : مَا تَوَافَرَتْ فِيْهِ جَمِيْعُ شُرُوْطِ الْقَبُوْلِ Hadis yang telah sempurna syarat-syarat penerimaannya. Sementara Mahmûd al-Thahhan [3] mendefinisikannya sebagai berikut: مَا تَرَجَّحَ صِدْقُ الْمُخْبِرِ بِهِ Hadis yang kuat kebenaran orang yang memberitakannya. Yang termasuk ke dalam kategori Hadis maqbûl ialah Hadis Shahîh dan Hadis Hasan . 1)   ...